Senin, 23 Mei 2016




Di titik ini aku (kami) belajar
Ada batas-batas ruang yang tidak boleh aku masuki
Karena kamu memiliki ruang-ruang pribadi
Begitu juga aku
Mungkin karena tak semua harus di bagi
Ada kalanya kita ingin hanya kita sendiri dan Allah yang tahu
Tentang harapan, tentang rasa, tentang duka, tentang ceria
Dan itu semua kita simpan di ruang itu
Karena di ruang itu kita merasa apapun bisa kita ekspresikan
Tanpa ada penghakiman, tanpa ada pendapat yang bahkan tidak kita minta

Bahkan di titik ini aku juga belajar
Belajar darimu, iyah darimu..
Untuk selalu memahami, bahwa yang kau lakukan itu selalu ada maksudnya
Mencoba untuk ‘melihat lebih dalam’
Hingga kini aku mencoba memahami semua orang disekelilingku
Mereka memiliki alasan dalam bersikap
Pun alasan dalam menyakiti orang lain
Meski ini bukanlah pembenaran tapi pemakluman
Hingga aku sampai pada pemahaman bahwa setiap orang punya sisi baik

Kadang aku suka melihat kebelakang
Lalu tersenyum dan berterima kasih 
Atas semua pelajaran yang telah kita dapat
Dan hikmah yang telah kita temukan
 ---------------------
Jakarta, 23 Mei 2016
11:13 WIB
dalam detak-detik hujan yang penuh berkah
Allahumma shoyyiban naafi'an
-EF-

Minggu, 21 Februari 2016


Akhir-akhir ini banyak mahasiswa yang meminta saya untuk melakukan validasi terhadap instrumen penelitian mereka. Instrumen tersebut bisa berupa soal, artikel, atau angket. Kebanyakan mahasiswa menggunakan Taksonomi Bloom untuk mengklasifikasikan soal-soal yang mereka buat.

Mungkin seperti saya saat kuliah (skripsi) dulu, saya menduga-duga dengan mengacu pada kata kerja operasional, apakah soal ini termasuk C1 atau C2 atau C3, dan seterusnya hingga C6.

Sebenarnya ada beberapa model taksonomi lain yang bisa digunakan. Namun, memang Taksonomi Bloom yang paling populer dan banyak digunakan. Salah satu penelitian yang menggunakan Taksonomi Bloom untuk mengklasifikasi soal (dalam 3 textbook kimia) adalah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat dengan judul: Classifying End-of-Chapter Questions and Problems for Selected General Chemistry Textbooks Used in the United States. Penelitian tersebut dijabarkan dalam Journal of Chemical Education yang dapat Anda lihat dan pelajari di sini. Dalam jurnal tersebut di bahas mengapa Taksonomi Bloom yang di pilih, bagaimana cara mengklasifikasi soal berdasarkan Taksonomi Bloom berikut dengan contoh soalnya. Saya harap semua mahasiswa yang ingin mengklasifikasikan soal ataupun guru bisa terlebih dahulu mempelajarinya hingga kita tidak salah dalam menentukan level soal yang kita berikan pada anak didik kita. 

Atau jika ingin menganalisis soal-soal dengan selain Taksonomi Bloom dan melihat contoh soalnya bisa di lihat di jurnal ini.

Sumber-sumber lain mungkin bisa langsung di lihat di referensi artikel tersebut. Tentu tulisan Bloom yang menciptakan taksonomi tersebut juga perlu untuk dipelajari.

Jumat, 19 Februari 2016



Setelah lama vakum nulis di blog ini, akhirnya saya memutuskan untuk menulis dan posting lagi. Selama ini sih nulis juga, tapi tulisannya masuk ke inbox pribadi atau di indox (chat WA) orang-orang terkasih #halah!. Jika Anda adalah seorang mahasiswa yang sedang mencari sumber jurnal untuk dijadikan rujukan, yang pastinya jurnal pendidikan Kimia, maka di bawah ini akan saya sajikan beberapa link jurnal yang saya anggap baik bahkan sangat baik untuk menjadi rujukan dalam seminar pendidikan Kimia atau menjadi rujukan untuk skripsi. Intinya banyak baca, dan mencoba familiar dengan bahasanya (yang pasti gak ada Bahasa Indonesia, apalagi betawi, apalagi jawa).

1. RSC (Royal Society Of Chemistry)
RSC ini menjadi rujukan banyak mahasiswa pendidikan Kimia. RSC banyak menyediakan resources untuk para guru dan juga majalah serta banyak lagi lainnya. Saya pernah membahas RSC sebelumnya di sini. Selain karena artikelnya gratis (tinggal registrasi di webnya), impact factor jurnalnya juga cukup tinggi. Apa itu impact factor, citation index, scopus, cara penulisan (APA styles, dll) bisa di baca tanya om google. Untuk masuk ke jurnal yang diterbitkan oleh RSC, yakni Chemistry Education Research and Practice, maka Anda bisa klik di sini.
 
2. ACS (American Chemical Society)
ACS juga sama seperti RSC hanya kalo di ACS nama jurnalnya Journal of Chemical Education. Meski namanya jurnal pendidikan kimia, kadang ada yang murni juga. Silahkan masuk ke jurnalnya di sini.
 
3. Directory of Open Access Journals (DOAJ)
Seperti namaya, jadi DOAJ itu adalah kumpulan jurnal yang open access alias gratis. Silahkan cari jurnal sesuai bidang Anda di sini.
 
4. Google Scholar
Mungkin Anda sudah pernah dengar tentang google scholar, jurnal yang baik biasanya terindex di google scholar. Silahkan masuk ke google scholar di sini.
 
    5. Issues in Educational Research
Jurnal ini memang tidak khusus untuk pendidikan kimia, tapi ke penelitian pendidikan, tapi masih bisa dijadikan referensi. Silahkan klik di sini untuk menuju IIER.
 
6. Science Education Journals
 
Untuk yang di UNJ, UNJ sudah melanggan beberapa jurnal yang bisa di akses dari UPT Perpustakaan pusat. Beberapa jurnal yang UNJ langgan adalah:
1. Springer : link.springer.com (Ebooks & Ejournals)
2. Gale Cengage Learning (Ebooks)
3. EBSCO : search.ebscohost.com (Ejournals)
4. Elsevier
5. Wiley (Ebooks) : dengan daftar buku dan link-nya terlamp

Kuliah-kuliah seperti Seminar Kimia (Semkim), Seminar Pra Skripsi (SPS), juga Skripsi, itu melibatkan banyak factor dalam kesuksesannya, selain Anda (mahasiswa) dan juga dosen pembimbing. Saya kira pembahasan itu hampir sama, bisa di lihat di artikel sebelumnya yang saya tulis tentang persiapan skripsi di sini.
 
Mohon beritahu saya jika ada link yang tidak bisa atau ada tambahan link, akan segera saya update.

Translate

eLLa_giThu's blog. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Text

Masa MUDA, penuh karya untuk-MU, Tuhan...
Yang aku persembahkan sbagai insan beriman...

Twitter Updates

Jadwal Sholat

Total Tayangan Laman

Ella Fitriani © 2015 Supported by Best Blogger Templates